Tuesday, October 11, 2011

Sengketa Pemilukada Maybrat Berujung di Mahkamah Konstitusi


Metrotvnews.com, Jakarta: Sengketa Pemilukada Kabupaten Maybrat, Papua Barat, akhirnya berujung di Mahkamah Konstitusi. Tiga pasangan calon bupati dan wakil bupati peserta pemilu menilai KPUD setempat tidak bersikap profesional, dan telah melakukan rekayasa untuk memenangkan pasangan calon tertentu.

Tiga pasangan calon bupati dan wakil bupati dengan nomor urut satu, tiga dan empat, melayangkan gugatan ke MK di Jakarta, Senin (10/10). Ketiga pasangan tersebut adalah pasangan Albert Nakoh-Sidik, Agustinus Saa-Antoh dan pasangan Mikel Kambuaya serta Yoseph Bless. Ketiga pasangan itu menuduh KPUD memihak pasangan nomor dua, yaitu pasangan Bernard Sagriem dan Carel Murafer yang menjadi pemenang pemilu.

Sidang yang dipimpin hakim Akhmad Fadil mengagendakan keterangan saksi. Para pemohon mengajukan puluhan saksi yang memberatkan termohon. Atas tuduhan tidak profesional, para pemohon meminta MK membatalkan ketetapan KPUD yang memenangkan pasangan nomor urut dua dengan selisih 170 suara.(DSY) (sumber)